5 Tanda Pinjaman Online yang Tepat & Aman Digunakan

Kredivo: Akses Terbaik Pinjaman Dana Tunai Tanpa Jaminan Online

Pinjaman tunai mudah sekarang bisa ditemukan kapan pun dan di mana pun, terlebih di Google Play Store atau App Store. Tinggal ketik kata kunci pinjaman online, maka akan keluar hasil pencarian aplikasi fintech yang menawarkan layanan pinjaman. Salah satunya pinjaman tunai KrediFazz yang ada di aplikasi Kredivo

Tapi, mudah ditemukan bukan berarti tepat atau aman digunakan! 

Dari sekian banyak hasil pencarian yang muncul untuk pinjaman online, kamu tetap harus memfilter dan melakukan pengecekan detail sebelum mendownload dan menggunakan aplikasi pinjaman tersebut. Selain menghindari aplikasi pinjaman ilegal, aplikasi yang tepat untuk orang lain bisa jadi belum tepat dan pas untuk kamu gunakan. 

Maka dari itu, kalau kamu punya niat ambil pinjaman online, kamu bisa memanfaatkan 5 indikator berikut ini untuk mengecek aplikasi mana yang tepat dan aman untuk kamu pakai: 

Legal dan terdaftar di OJK

Indikator pertama adalah legalitas dari aplikasi pinjaman online. Kalau sebuah aplikasi pinjaman online nggak bisa ditemukan di daftar rilis OJK mengenai aplikasi pinjaman legal dan terdaftar, jangan ragu-ragu untuk skip dan tidak menggunakan aplikasi tersebut!

Tidak terdaftar di OJK sama dengan artinya aplikasi tersebut masih ilegal dan bisa jadi berisiko tinggi kalau sampai digunakan. Data pribadi yang kamu unggah ke aplikasi tersebut nantinya bisa nggak aman atau bahkan suku bunga dan mekanisme pinjamannya bisa berubah-ubah. 

Syarat dan ketentuan pendaftarannya sesuai dengan kondisimu

Setiap layanan pinjaman, baik itu di bank atau aplikasi fintech, sudah pasti punya syarat ketentuannya masing-masing. Dari beberapa persyaratan yang diajukan, kalau ada satu poin aja yang nggak bisa terpenuhi atau sesuai dengan kondisimu, akan besar kemungkinan pendaftaran atau pengajuan pinjamanmu ditolak. 

Maka dari itu, supaya nggak buang-buang waktu dan bertemu dengan aplikasi yang tepat, kamu juga harus mengecek persyaratan pendaftaran dan pengajuan pinjamannya di awal. Misalnya Kredivo yang memiliki 4 syarat utama: 

  1. Pendaftar berstatus sebagai WNI yang sudah berusia minimal 18 tahun atau maksimal 60 tahun. 
  2. Punya pekerjaan dan juga penghasilan minimal sebesar Rp 3 juta per bulannya. 
  3. Berdomisili di Indonesia untuk pendaftaran tipe akun Basic.
  4. Berdomisili di salah satu wilayah ini untuk pendaftaran tipe akun Premium: Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, Kediri, Tasikmalaya, Tegal, Lampung, Banjarmasin, Pontianak, Cilegon, Bontang, Tanjung Pinang, Metro, Dumai, Gowa, Maros, Banyuasin, Deli Serdang, Brebes, Karanganyar, Banjarbaru, Karawang, Mojokerto, Sukoharjo, Demak, Klaten, Kendal, Kudus, Banyuwangi, Bitung, Kampar, Minahasa dan Minahasa Utara.

Kalau kamu nggak memenuhi syarat di atas, bisa jadi Kredivo bukan aplikasi pinjaman yang tepat buatmu. Kamu bisa mencari alternatif aplikasi lainnya yang lebih sesuai dengan kondisimu saat ini. 

Pinjaman online nggak “memaksa” untuk daftar dan ajukan pinjaman

Aplikasi pinjaman online biasanya melakukan promosi layanan melalui iklan via Facebook, Google, Youtube, atau media sosial. Tapi, umumnya, promosi ini bersifat umum seperti layanan pinjaman yang ditawarkan, bunga kompetitif, sampai ajakan untuk mendownload aplikasinya. 

Kalau menemukan aplikasi pinjaman yang “memaksa” kamu untuk daftar dan mengajukan pinjaman secara langsung, misalnya melalui telemarketing, sebaiknya hlebih berhati-hati, ya, untuk menghindari terjadinya modus penipuan atau penyalahgunaan data. 

Punya transparansi informasi soal limit, suku bunga, dan tenor

Jangan gunakan aplikasi pinjaman online kalau kamu nggak bisa menemukan informasi detail mengenai limit pinjaman, suku bunga, dan tenornya. Untuk pinjaman online, ketiga aspek ini sangat penting untuk diketahui di awal supaya kamu bisa menimbang-nimbang sebelum mengajukan pinjaman. 

Bedanya dengan bank atau lembaga kredit konvensional, ketiga informasi penting ini bisa didapat langsung dari staf. Kalau di pinjaman online, informasi ini wajib tertera di website atau aplikasi pinjaman sebelum kamu mengunduh atau mengajukan pinjaman supaya aman. 

Mengikuti peraturan OJK soal akses ke smartphone dan tingkat suku bunganya

OJK dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) sudah menentukan aturan baru untuk izin akses apa saja yang bisa diminta aplikasi pinjaman ke smartphone-mu dan juga tingkat suku bunga maksimal yang boleh dikenakan pinjaman online. 

Suku bunga per hari nggak boleh lebih dari 0.3% sementara izin akses hanya ada 3: Lokasi, Mikrofon, dan Kamera. Pastikan aplikasi pinjaman pilihanmu sudah mengikuti aturan baru ini supaya lebih aman dan terjamin!